Posts Tagged ‘kerja’

Menjaga Kesehatan dalam Bekerja

Tulisan ini tidak sedang membahas Jamsostek atau Askes atau rencana penggabungan keduanya atau asuransi kesehatan apapun. Tulisan ini hanya nasehat untuk penulis sendiri. Ya syukur-syukur kalau ada yang merasa ikut ternasehati.

Sebagai pegawai swasta saya telah sepakat dengan owner perusahaan untuk bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan dan tugas saya dengan jangka waktu tertentu (jam kerja) serta mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Sebagai imbalannya, saya diberikan gaji dengan nilai tertentu (yang cenderung tetap) setiap jangka waktu yang telah ditentukan pula.

Saya kira seluruh pegawai, baik pegawai negeri maupun  pegawai swasta melakukan hal yang sama dengan saya. Apapun bentuk usahanya, pasti akan melakukan hal yang sama.

Lha terus apa hubungannya kesepakatan itu dengan kesehatan?.

Coba kita baca lagi kesepakatan yang kita buat. Sebagian besar pegawai berjanji akan bekerja semaksimal mungkin dalam menjalankan pekerjaannya.

Ingat. Kesepakatan adalah sesuatu yang harus dipenuhi.

Apabila kita bekerja pada perusahaan bidang produksi, maka hasil dan kualitas produksi dalam lingkup kerja kita harus maksimal. Sama halnya apabila kita bekerja pada perusahaan bidang jasa, pelayanan yang kita berikan juga harus maksimal.

Bagaimana kalau tidak maksimal?

Nha..disinilah letaknya hubungan antara kesepakatan dengan kesehatan. Gambaran simpelnya seperti ini. Kita menjual Mangga seharga 10.000 per kilo, kalau ada orang beli 2 kilo dan membayar 20.000 berarti kita sepakat dengan pembeli tersebut kalau kita akan memberikan Mangga seberat 2 kilo, dan pembeli memberi kita uang 20.000.

Tapi apabila berat timbangan kita kurangi tidak sampai 2 kilo, sementara pembeli tetap memberikan 20.000, berarti dalam uang 20.000 itu ada perbuatan tidak baik. Dan perbuatan tidak baik itu pasti akan menjadi penyakit.

Banyak orang mengecam pedagang yang mengurangi berat timbangan, tetapi sebagian besar pegawai tidak menyadari kalau ketidakmaksimalannya dalam bekerja itu sama dengan mengurangi timbangan. Tidak hanya itu, waktu kerja yang kita gunakan untuk hal lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan, juga termasuk mengurangi timbangan.

 

Jadi jangan salahkan siapa-siapa kalau tiba-tiba kita sakit, tiba-tiba anak kita sakit, istri  kita sakit, tertimpa musibah dan sebagainya. Tanyalah pada diri anda sendiri apakah anda mengurangi berat timbangan atau tidak. Jangan tanya pada rumput yang bergoyang.